Kamis, November 20, 2008

Pos Gizi Akhirnya Terlaksana di Nias



Setelah sekitar 4 bulan (sejak Juni 2008) melakukan persiapan, pada akhirnya Pos Gizi dengan menggunakan pendekatan PD (Positive Deviance) dapat dimulai di desa Ombolata, Sirombu pada tanggal 27 Oktober 2008.

Persiapan yang dilakukan meliputi orientasi dan pelatihan PD kepada seluruh staf lapangan untuk mendapatkan pemahaman bersama mengenai konsep dan implementasinya, penyelidikan PD untuk menemukan perilaku PD, pertemuan tokoh masyarakat disetiap desa untuk membangun kesadaran dan komitmen bersama.

Adanya kenyataan bahwa tingkat kehadiran di posyandu sangat rendah maka pada bulan Agustus dan September 2008 dilakukan penimbangan balita secara menyeluruh (screening) untuk mendapatkan angka kekurangan gizi yg sesungguhnya di setiap desa, mobilisasi masyarakat melalui pemicuan, pelatihan kader dan relawan pos gizi dan akhirnya pertemuan para ibu pengasuh untuk mendapatkan komitmen keikutsertaan mereka.

Sesi pertama pos gizi di Ombolata diikuti oleh 16 peserta yang berusia 1 - 4,5 tahun. Pembukaan pos gizi ini dibuka oleh kepala desa Ombolata. dan dihadiri oleh kepala Puskesmas Sirombu, Manager Program SurfAid International dan staff SurfAid, tokoh masyarakat, relawan, kader dan ibu-ibu peserta pos gizi. Kepala Puskesmas Sirombu pun menyampaikan dukungan pelaksanaan pos gizi dalam berbagai pelayanan kesehatan lainnya seperti imunisasi, pemberian obat cacing, vitamin A dan pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak peserta pos gizi.

Program Manajer SurfAid mengulangi kembali kesepakatan bersama masyarakat untuk menurunkan angka kekurangan gizi di Ombolata sebesar 50% pada akhir program. Strategi yang diyakini untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui pos gizi.

Ditekankan pula 3 tujuan pos gizi yaitu :
1.Merehabilitasi gizi anak-anak yg mengalami kekurangan gizi saat ini
2. Mempertahankan status gizi anak yg sudah mengalami perbaikan.
3. Mencegah terjadinya kekurangan gizi bagi anak-anak yg akan lahir kemudian

0 komentar: